Reinaldo Rueda dari Flamengo dicari oleh Chili | Tim Vickery

Reinaldo Ruedoa Dari Flamengo – Musim ini di mulai hari ini untuk raksasa Rio Flamengo, yang berkumpul hari ini untuk latihan pra-musim jelang setahun kala tekanan untuk memenangkan Piala Libertadores atau Kejuaraan Brasil. Klub sudah menghabiskan beberapa tahun bekerja keras untuk menyeimbangkan buku-buku, dan bersama dengan keuangan sehingga para fans tidak sabar untuk beberapa penghargaan serius.

Tapi proyek itu bisa saja terlihat dari rel pada hari pertama.

Fokus pada hari pertama tahun kerja ini bukan pada para pemain, tapi pada pelatih Kolombia Reinaldo Rueda. Setelah memenangkan Libertadores 2016 bersama dengan gaya yang bagus bersama dengan Atletico Nacional dari Medellin, Flamengo membawanya ke selatan pada Agustus tahun lalu. Secara efisien mereka mengimbuhkan prioritas pada 2018. Rueda bakal perlu sementara beberapa bulan untuk belajar tentang lingkungan barunya. Pada kelanjutannya ia membawa mereka ke dua final – di piala domestik dan Copa Sudamericana. Keduanya hilang, tapi setidaknya pelatih sudah lama menyaksikan para pemain yang tersedia baginya dan standar oposisi. Tidur di, tidak bakal jatuh di pagar terakhir di 2018.

Tetapi Chili singgah mengetuk pintu. Juara yang berkuasa di Amerika Selatan gagal lolos ke Piala Dunia tahun ini. Generasi emas mereka, dari jarak spesifik yang paling luar biasa di dalam peristiwa negara ini, bakal segera berakhir. Mereka sudah mengidentifikasi Reinaldo Rueda sebagai orang yang membawa mereka ke depan, dan tampaknya siap menghadiahinya bersama dengan baik atas usahanya.

Chili tentu punya alasan rasional untuk panik. Di luar dua besar Brasil dan Argentina, kisah tim nasional Amerika Selatan penuh bersama dengan puncak dan palung – satu generasi membuat kesan besar, tapi penerus mereka tidak mampu mereproduksi suatu hal seperti mutu yang serupa dan tim lewat masa-masa sulit. Itu terjadi pada Rueda Kolombia sendiri setelah generasi Valderrama akhir 80-an dan awal 90-an. Itu tengah terjadi di Paraguay sementara ini; sejak mengimbuhkan Spanyol kekhawatiran di Piala Dunia 2010 mereka tidak memenuhi syarat lagi. Dan bisa saja contoh yang paling drastis adalah Peru, yang setelah generasi Cubillas surut di awal 80-an sudah gagal masuk ke Piala Dunia selanjutnya – sampai yang ini di Rusia, di mana mereka menyisihkan Chili untuk merebut play-off slot, menempatkan.

Pada akhirnya, kemudian, bahwa final Piala Konfederasi melawan Jerman terbukti menjadi hore terakhir bagi generasi Chili yang luar biasa, banyak dari mereka singgah lewat tim U-20 2007.

Dan di situlah letak masalahnya. Tim-tim U-20 Chili selanjutnya serupa sekali tidak sebagus ini. Dapat diperdebatkan bahwa tidak memadai pentingnya sudah diberikan kepada mereka. Tentu saja sepanjang pemerintahan Jorge Sampaoli yang berhasil yang bertanggung jawab atas tim senior, tersedia kurangnya integrasi yang mengkhawatirkan bersama dengan U-20. Chili sudah mengidentifikasi Rueda sebagai orang yang memperbaikinya.

Kualifikasinya jelas.

Rueda membawa Ekuador ke Piala Dunia terakhir, dan Honduras ke yang sebelumnya. Tapi dia pertama kali menjadikan namanya sebagai spesialis pengembangan anak muda, membawa Kolombia ke semi final Piala Dunia U-20 tahun 2003. Maka, ia punya pengalaman yang memadai di kedua ujung skala.

Sangat mudah untuk paham mengapa tugas itu menarik bagi Rueda. Tidak hanya sesuai bersama dengan keahliannya (dan kabarnya, membayarnya bersama dengan terlalu baik), itu terhitung menawarkan tingkat keamanan kerja yang tidak terpikirkan di dalam pekerjaannya sementara ini. Dengan Chile dia bakal safe setidaknya sampai setelah Copa America 2019 di Brasil. Dengan Flamengo, di segi lain, kontraknya terjadi sampai akhir tahun – tapi mengingat demam sementara ini untuk gelar-gelar serius, tidak tersedia jaminan sedikit pun bahwa ia bakal bertahan sepanjang itu.

Pers Chili menjelaskan bahwa ia bisa saja bakal di sajikan sebagai pelatih tim nasional baru pada hari Kamis. Flamengo, sementara itu, menjelaskan bahwa mereka tidak mendengar apa pun dari pelatih mereka, yang menghabiskan musim perayaan di negara asalnya Kolombia. Pekan selanjutnya presiden klub Eduardo Bandeira menjelaskan bahwa Rueda adalah pelatih dan tidak tersedia rancangan B. Dalam beberapa hari ke depan ia bisa saja wajib mulai bekerja menuruni alfabet.

Plaats een reactie